Wisesa Asri dan Wisesa Asih di Tatar Surawisesa Raih Sertifikasi Green Building Platinum dari GBCI, Tegaskan Komitmen Kota Baru Parahyangan terhadap Hunian Berkelanjutan

Update : 21, Apr 2026 10:28

Kota Baru Parahyangan kembali menorehkan prestasi gemilang dalam pengembangan kawasan berkelanjutan. Dua produk hunian unggulannya, Wisesa Asri dan Wisesa Asih yang berada di kawasan Tatar Surawisesa, resmi meraih Sertifikat Greenship Homes dengan peringkat Platinum dari Green Building Council Indonesia (GBCI) pada Februari 2026. Pencapaian ini menegaskan posisi Wisesa Asri dan Wisesa Asih sebagai hunian residensial yang tidak hanya mengedepankan kenyamanan dan kualitas hidup, tetapi juga telah memenuhi standar tertinggi bangunan hijau di Indonesia.

Platinum: Peringkat Tertinggi dalam Sertifikasi GREENSHIP

Sertifikasi GREENSHIP yang diterbitkan oleh Green Building Council Indonesia (GBCI) merupakan sistem penilaian bangunan hijau khas Indonesia yang telah diakui secara internasional oleh World Green Building Council (WGBC). Peringkat Platinum merupakan level tertinggi dalam sistem ini, yang mensyaratkan pencapaian minimum 73% (atau setara dengan 46 poin) dari total penilaian. Wisesa Asri dan Wisesa Asih berhasil meraih 50 poin yang mencerminkan bahwa sebuah bangunan telah memenuhi standar paling ketat dalam aspek keberlanjutan, efisiensi energi, konservasi air, serta kenyamanan dan kesehatan bagi penghuninya, sekaligus menunjukkan komitmen nyata dan konsisten terhadap pembangunan yang berkelanjutan.

Yang menjadikan pencapaian ini semakin istimewa, Wisesa Asri dan Wisesa Asih merupakan proyek pertama yang dinilai menggunakan GREENSHIP Homes Versi 2.0 (Pilot Project Phase)—perangkat penilaian terbaru dari Green Building Council Indonesia (GBCI) yang diluncurkan pada September 2025. Dibandingkan versi sebelumnya (V1.0), GREENSHIP Homes V2.0 menghadirkan standar yang lebih komprehensif dan progresif, dengan penambahan berbagai kriteria baru seperti pengukuran jejak karbon material, penggunaan material lokal, konsep rumah tumbuh, serta jalur sertifikasi Net Zero Ready dan Net Zero Fully Certified yang mendorong pemanfaatan energi terbarukan pada hunian. Sebagai pilot project dalam sistem penilaian generasi terbaru ini, pencapaian Platinum oleh Wisesa Asri dan Wisesa Asih tidak hanya menjadi tonggak penting, tetapi juga merefleksikan arah baru dalam pengembangan hunian hijau di Indonesia.

Untuk meraih peringkat tersebut, Wisesa Asri dan Wisesa Asih telah melewati penilaian menyeluruh oleh asesor independen GBCI yang mencakup enam kategori utama:

  1. ASD — Appropriate Site Development, menilai aksesibilitas lokasi, area dasar hijau, dan konektivitas terhadap fasilitas dan transportasi umum.
  2. EEC — Energy Efficiency and Conservation, menilai desain pasif (ventilasi alami, bukaan, material) dan desain aktif (sistem penghawaan AC serta pencahayaan yang efisien).
  3. WAC — Water Conservation, menilai pengelolaan limbah cair dan penerapan fitur hemat air di dalam rumah.
  4. MRC — Material Resources and Cycle, menilai penggunaan refrigeran tanpa bahan perusak ozon, material ramah lingkungan, serta pemanfaatan material ramah lingkungan dan material alam bersertifikat label ramah lingkungan.
  5. IHC — Indoor Health and Comfort menilai sirkulasi udara, pencahayaan alami, kualitas view, dan pengendalian kesehatan dan kenyamanan pengguna dalam ruangan (Sumber polutan, Tingkat kebisingan, kenyamanan spasial).
  6. BEM — Building Environment Management, , menilai system dan sarana pengelolaan sampah, panduan bangunan rumah, serta inovasi hunian hijau dan dilibatkannya tenaga ahli yang kompeten selama proses pembangunan.

Sertifikasi Platinum yang diraih Wisesa Asri dan Wisesa Asih bukanlah pencapaian yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang Kota Baru Parahyangan dalam mengembangkan kawasan hunian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Sebelumnya, Kota Baru Parahyangan telah memperoleh sertifikasi pada kawasan Tatar Tejakancanan dan Tatar Purbasari yang mendapatkan sertifikat Greenship Neighborhood tahap Built Project dengan predikat Gold, serta Tatar Nilapadmi yang juga mendapatkan Sertifikat Greenship Neighborhood Tahap Perencanaan dengan perintkat Gold, memperkuat konsistensi penerapan prinsip bangunan hijau di tingkat kawasan.

Komitmen tersebut terus diperkuat melalui berbagai pencapaian lainnya. Kota Baru Parahyangan berhasil meraih Greenship Awards 2025 sebagai Winner dalam kategori Business Leadership in Sustainability dari GBCI—sebuah pengakuan atas kepemimpinan dalam mengedepankan prinsip keberlanjutan di sektor properti. Selain itu, melalui kolaborasi strategis bersama Permata Bank dalam program Green Mortgage, Kota Baru Parahyangan turut menghadirkan kemudahan pembiayaan bagi konsumen yang memilih hunian ramah lingkungan bersertifikasi hijau.

Rangkaian pencapaian ini semakin menegaskan posisi Kota Baru Parahyangan sebagai pengembang yang tidak hanya membangun hunian, tetapi juga menghadirkan lingkungan hidup yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi kini dan mendatang.